Cegah Penyakit Paska Lebaran

Admin Sukamasak

Penyuka Masak, bagaimana dengan lebaran kemarin? Pastinya sangat menyenangkan sekali ya. Melihat menu-menu menggugah selera yang disajikan tentunya akan membuat siapapun kalap. Sering kali kita tidak sadar atau tidak terlalu memusingkan akibat yang mungkin saja timbul seusai menyantap makanan khas lebaran yang bersantan dan sajian minuman yang manis.

Seringkali penyakit seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), diare, maag, hiper-kolesterol, hipertensi, dan diabetes menghampiri paska lebaran. Lalu, bagaimana menjaga kesehatan seusai lebaran dengan banyaknya penyakit yang mengancam?

1.Setelah puas menyantap menu lebaran, sebaiknya hindari makanan yang berlemak, mengandung gula, santan, daging, dan jeroan. Bijaklah dalam memilih menu yang dikonsumsi. Perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, gandum, dan ikan. Untuk menjaga metabolisme, kita juga bisa mengkonsumsi makanan yang ditumis, dikukus, atau direbus.

2.Pilih menu yang menawarkan banyak serat. Ketika kita makan makanan berserat, 94% kolesterol akan diserap dan diolah kembali oleh tubuh. Konsumsi menu seperti gandum, buncis, kacang merah, alpukat, brokoli, dan beras merah.

3.Selalu masukkan bawang putih sebagai bahan dalam masakan. Bawang putih dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko penyakit jantung. 1 siung bawang putih mentah yang dikonsumsi secara rutin tiap harinya, akan sangat menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, jika Penyuka Masak tidak tahan dengan rasa atau bau dari bawang putih, Penyuka Masak bisa mengkonsumsi suplemen ekstrak bawang putih.

4.Walaupun judulnya hari libur, perayaan Hari Raya Idul Fitri pasti menguras tenaga kita semua karena sibuk menyiapkan makanan, bersilaturahmi dengan keluarga, dan menempuh perjalanan mudik. Untuk itu, istirahat yang cukup sangat diperlukan usai lebaran. Kelelahan akan mempermudah kita terserang penyakit karena daya tahan tubuh menurun. Perbanyak pula konsumsi air putih agar stamina tubuh kembali seperti semula.

5.Kembalilah berolahraga! Olahraga sederhana seperti jogging atau latihan pernapasan dan pergerakan otot dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat. Hasil studi jangka panjang mengemukakan bahwa olahraga minimal 30 menit sehari dapat menurunkan kadar kolesterol.

6.Yang terpenting dan sering dilupakan adalah kesehatan rohani. Jangan biarkan diri terjangkit stress tingkat tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Meditasi dan latihan pernapasan dalam dapat membantu menyegarkan jiwa. Banyak-banyaklah tertawa. Tertawa mempunyai efek positif untuk menyehatkan tubuh.

Stay healthy, Penyuka Masak! :)

(sumber foto: Getty Images)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar

Comment

Abdul Ghofur

happy healty cooking

September 21, 2012