5 Strategi Belanja Hemat yang Perlu Diketahui

Admin Sukamasak

Keinginan untuk berbelanja sering kali tidak dapat dihindari, Penyuka Masak. Rata-rata 40% dari barang yang kita beli di supermarket sebenernya adalah barang yang kita beli hanya sesuai dengan keinginan kita, bukan kebutuhan. Empat puluh persen itu hampir setengah dari total harga belanja kita loh.

Sering kali kita tidak bisa menahan godaan untuk berbelanja ketika melihat kue yang baru saja matang dan masih hangat dijajakan di etalase sebuah bakery. Tidak ada yang bisa disalahkan! Wangi kue, packaging yang lucu, ditambah lagi tulisan pada papan yang mengatakan kalau kue tersebut turun harga dari harga aslinya. Siapa yang bisa menolak?

Jika pernah mengalami kejadian di atas berarti supermarket telah berhasil dengan trik yang dijalankannya. Apa saja trik lainnya? Simak artikel berikut:

1. Memutarkan lagu

Lagu dengan tempo pelan, suara penyanyi yang mendayu, ritme yang mengalir memang sangat menenangkan. Supermarket pun menyadari hal ini, dan mereka mengambil keuntungan dari lagu balada. Ketika supermarket menginginkan kita untuk menikmati suasana belanja, berjalan lebih pelan, mereka akan memutarkan lagu slow. Ada kalanya juga supermarket memutarkan lagu yang menyayat, baik dari era 80-an atau 90-an. Lagu bertema depresi, secara tidak langsung akan menularkan suasana hati yang sendu. 

Lalu apa yang terjadi setelah lagu tersebut berkumandang? Dengan sendirinya kita akan mengarah ke areal makanan dan membeli makanan apa saja yang ada di sana. Jika suatu waktu supermarket sedang sibuk-sibuknya, mereka akan memutarkan lagu dengat tempo cepat, sehingga kita terstimulasi untuk terus bergerak dan mengambil barang belanjaan terus menerus.

Kalau tidak ingin terlena dengan trik ini, bawa saja music player yang berisi lagu favorit, putar lagunya sebelum memasuki areal supermarket.

2. Menyembunyikan keranjang belanja

Pernah bertanya-tanya kenapa tiba-tiba sulit sekali mendapatkan keranjang belanja ketika memasuki areal supermarket? Hal ini terjadi karena supermarket menginginkan kita untuk menggunakan kereta belanja dibanding keranjang kecil. Ketika kita mendorong kereta belanja (dibanding menjinjing keranjang kecil), kita terdorong untuk terus mengisi kereta dengan barang belanjaan yang bahkan sebenarnya tidak ingin kita beli.

Untuk melawan trik ini, luangkan waktu lebih lama untuk mencari keranjang belanja, atau jika tidak berniat belanja banyak, jinjing saja barang belanjaan kita. Apalagi jika berbelanja di supermarket express.

3. Memberi sample gratis

Siapa diantara anda yang pernah berpikir, kenapa sebuah brand dengan baik hatinya memberikan sample gratis kepada setiap pengunjung? Itulah sebenarnya yang ingin mereka tanamkan dalam pikiran customer. Kenyataannya adalah mereka ingin membuat kita merasa bersalah, sehingga memutuskan untuk membeli barang yang ada di display.

Dengan memberikan sample, mereka menggiring kita untuk memberikan “balas budi”. Jangan tertipu begitu saja dengan trik ini! Kita boleh mencoba sample yang diberikan (sering kali produk makanan atau minuman seperti susu anak), tapi tidak perlu membeli barang yang ditawarkan. Kecuali memang kita cocok dengan produk tersebut.

4. Mengatur ulang tata letak

Secara regular, supermarket akan mengatur ulang tata letak produk yang mereka jual. Dengan begitu customer akan menghabiskan waktu lebih lama untuk mencari produk yang ingin dibeli. Supermarket juga menaruh produk baru di rak yang biasanya diisi dengan produk laris. Hal ini akan memanipulasi pembeli untuk membeli dan mencoba produk baru.

5. Menaruh produk paling menguntungkan ditempat yang mudah terlihat

Trik ini mungkin trik yang paling lawas yang ada dalam handbook penjual. Kebanyakan pembeli tidak memiliki waktu banyak untuk melihat-lihat, jadi biasanya kita akan mengambil barang yang ada di depan mata kita (sejajar dengan pandangan mata), dan menyembunyikan barang yang murah di rak atas atau bawah.

Jika ingin berhemat, luangkanlah waktu untuk mengamati rak yang ada di supermarket untuk menemukan produk dengan harga terjangkau. Berhati-hatilah dengan rak yang ada di ujung lorong, biasanya supermarket akan menaruh produk menarik dengan promo khusus. Hal tersebut adalah trik lain dari supermarket.

Strategi pemasaran seperti memang umum dilakukan, jika kita pandai memilih promosi yang diberikan bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan keuntungan. Selebihnya, selalu perhatikan baik-baik tawaran menggiurkan dari supermarket. Smart buyer leads smart choices! ;-)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar

Comment

Apri Yenni

wah.... banyak benernya nie. Terkadang kita udah menyiapkan daftar belanjaan tapi karena tata letak barang-barang dirubah jadi lebih lama untuk mencari barang yang dibutuhkan dan akhirnya malah membeli barang-barang yang tidak ada di daftar belanja.

April 19, 2013