Beda Margarin dan Mentega

Admin Sukamasak

Secara awam kita hampir tidak bisa membedakan antara Margarine dan Mentega. Bahkan bahasa keseharian untuk membeli produk margarine sering kita sebut mentega. Baik penjual dan pembeli awam menyebut produk margarine dengan mentega.

Jarang sekali kita temui di warung dan toko kecil, seorang pembeli mengatakan : Beli margarine bu,selalu mentega yang begitu familiar tersebut.Ada baiknya kita ketahui perbedaan dari 2 jenis produk yang secara kasat mata hampir sama itu :

MENTEGA :Merupakan produk industri susu karena bahan utama pembuatannya berasal dari lemak hewani atau susu (80-82 %) dan ditambah dengan bahan pendukung lainnya seperti air, garam dan padatan susu (curd). Selain itu mentega diperkaya dengan vitamin A, D, E dan K yang tidak larut dalam air.Mentega mampu memberikan rasa kenyang yang lama dan banyak rasa gurih serta aroma yang lebih tajam pada masakan, karena itu harga mentega pun berada diatas harga margarin. Merek mentega yang biasa terdapat di pasaran adalah : Anchor, Elle & Vire dan lain sebagainya. Lalu bagaimana dengan istilah Roombotter, apa yang membedakan Roombotter dengan mentega ?Roombotter berasal dari bahasa Belanda, sebenarnya memang mentega.

Tetapi di Indonesia orang biasanya mengistilahkan roomboter untuk jenis mentega dalam kaleng yang wanginya cukup kuat, seperti Wysman dan Corman.

MARGARINESedangkan margarine terbuatdari minyak atau lemak nabati, dan bahan tambahan seperti susu bubuk skim atau lemak hewani, air, garam, esens, pewarna dan zat anti tengik. Umumnya margarin memiliki kandungan lemak yang sedikit tetapi kandungan airnya sangat banyak.Margarine dengan kwalitas terbaik adalah FILMA MARGARINE, karena mengandung minyak nabati, air, garam, antioksidan, BHA/TBHQ serta vitamin A, B1, B2, D3 dan E. Sangat baik untuk pertumbuhan anak dan balita dan cocok untuk orang dewasa karena kandungan gizi yang teradapat didalamnya.

Berikut adalah tips dalam membeli mentega dan margarine di pasaran :

Pilih mentega atau margarin sesuai dengan keperluan atau rencana penggunaan.

Apabila produk mentega atau margarin di kemas dalam kaleng,

perhatikan kemasan kaleng yang tidak penyok, menggembung apalagi berkarat. Ini untuk memastikan isi dari produk yang belum terkontaminasi.Jika di kemas dalam alumunium atau sachet, usahakan untuk tidak membeli mentega atau margarin dengan kemasan yang telahrusak, terbuka atau telah terdapat bintik warna hitam pada permukaannya.

Perhatikan label dan lihatlah jenis atau tipe mentega atau margarin, komposisi tanggal kadaluarsa dan petunjuk penggunaan (bila ada). Untuk pembelian margarine, selalu jatuhkan pilihan anda pada Filma Margarine dan Palmboom.Sedang untuk alasan kesehatan, misalnya berdiet dan untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh, pilih margarin yang mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh (high polyunsaturated) atau mentega tipe rendah kolesterol dan tanpa garam. Dan Filma Margarine Unsalted atau margarine tawar adalah pilihan yang sangat tepat.

Dari label dapat diketahui jenis mentega atau margarin. Pilihlah yang asin, manis atau yang telah dikurangi garamnya (reduced salt) sesuai keperluan.Perhatikan komposisi bahan, termasuk bahan tambahan makanan (BTM) yang digunakan karena ini penting bagi anda yang sensitif terhadap bahan-bahan tersebut.Harga perlu juga menjadi pertimbangan, belum tentu yang mahal lebih baik.

Bandingkan komposisi, kualitas dan harganya.Belilah yang ukurannya sesuai dengan keperluan anda, karena sisa mentega atau margarin yang disimpan begitu saja akan mudah tengik.Jika tidak habis sekali pakai simpan mentega atau margarin dalam tempat sejuk dan tidak terkena matahari secara langsung.

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar