Lebaran Selesai, Yuk Atur Keuangan Lagi

Admin Sukamasak

Lebaran selesai, yang mudik sudah kembali ke kota masing-masing, dan aktivitas pun kembali seperti semula. Dengan semua kegiatannya, Lebaran memberi dampak tersendiri, baik bagi kesehatan maupun keuangan. Tetapi biasanya lebih berdampak pada keuangan kita.

Pada saat sebelum Lebaran pastinya keuangan Penyuka Masak terkuras untuk membeli segala keperluan untuk Lebaran, terutama kebutuhan pangan seperti menyiapkan kue-kue, minuman, serta makanan-makanan khas Lebaran. Itu semua membutuhkan uang, bukan?

Setelah Lebaran, maka kondisi keuangan akan terasa berbeda dari sebelumnya dikarena kebutuhan belanja yang terhitung lebih banyak dibanding belanja biasa.

Nah sekarang yang menjadi PR adalah bagaimana cara untuk memulihkan kembali kondisi keuangan kita. Bagaimana caranya? Simak tips berikut :

Evaluasi Keuangan

Catat semua pengeluaran Penyuka Masak selama Lebaran. Informasi ini akan berguna, sehingga Penyuka Masak memiliki perencanaan untuk Lebaran selanjutnya.

Bayar Hutang

Ini biasanya hanya dijadikan pilihan. Jika kondisi keuangan mencukupi, maka Penyuka Masak tidak akan menempuh option meminjam dana. Namun jika sebaliknya, maka mau tak mau Penyuka Masak harus melakukan peminjaman  untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran. Biasanya fasilitas yang sering digunakan adalah melalui fasilitas kartu kredit. Apakah Penyuka Masak termasuk ke dalamnya? Jika iya, maka berusahalah untuk menyelesaikan pinjaman tersebut secepatnya. Sesuaikan kemampuan pelunasan dengan kapasitas keuangan Penyuka Masak. Tidak baik membiarkan hutang berkepanjangan, karena bunga dari kartu kredit lambat laun akan menggerogoti kekayaan Penyuka Masak.  

Merekondisi Dana Darurat

Simpanan dana darurat yang terpakai selama libur Lebaran harus segera dipulihkan. Bahkan jika Penyuka Masak sampai berhutang pada oranglain. Maka secara bertahap  Penyuka Masak harus menutup semua pengeluaran tersebut.

Susun Anggaran Pasca Lebaran

Tips pertama dan kedua telah dilakukan, sekarang saatnya melakukan tips yang ketiga, yaitu merencanakan anggaran pengeluaran untuk bulan selanjutnya. Penyuka Masak harus memastikan bahwa anggaran tersebut sesuai dengan kemampuan keuangan supaya Penyuka Masak bisa mematuhinya. Jika tidak, maka bukan surplus yang didapat, melainkan defisit.

Bagaimana Penyuka Masak? Tidak terlalu sulit bukan untuk merekondisikan keuangan menjadi normal kembali. Yang terpenting adalah Penyuka Masak harus bijak dalam hal keuangan. 

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar