Ramen, Mie Jepang asal Cina

Ian Adhiputra Nugraha

Siapa yang tidak tahu jenis makanan yang satu ini? Mie buatan tangan dengan kuah kecap asin yang kental memiliki citarasa yang gurih dengan telur rebus, irisan daun bawang, dan sayuran hijau. Ya, makanan ini adalah “shina soba”atau yang sering kita dengar dengan nama “Mie Ramen”. Saat ini, Ramen mulai digandrungi masyarakat Indonesia karena kemiripannya dengan makanan tradisional seperti layaknya mie ayam.

SebenarnyaRamen merupakan makanan yang berasal dari negeri Cina, namun pada masa dinasti Ming makanan ini mulai popular berkat salah seorang bangsawan Jepang yang pertama kali menikmatinya. Sejak saat itu, makanan ini mulai populer di masa Taisho karena sudah mulai masuk dalam daftar menu rumah makan di daerah pemukiman Tionghoa di Kobe dan Yokohama.

Tapi tahukah Anda, bahwa terdapat banyak sekali jenis Ramen yang ada? Ada lebih dari 46 jenis Ramen yang dibedakan dari bahan-bahan dan daerah asal Ramen tersebut. Tentunya, masing-masing dari Ramen tersebut memiliki cita rasa yang berbeda dan bahkan jenis mie yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Beberapa jenis mie Ramen yang terkenal antara lain:

1.Tokyo Ramen
Seperti namanya, Ramen ini tentu saja berasal dari Tokyo. Ramen ini sangat populer dengan rasa dari kuahnya yang terbuat dari kaldu “katsuobushi” atau sejenis ikan cakalang dan kemudian ditambah dengan kecap asin yang memiliki ciri khasnya pada tiap-tiap penjualnya. Sebagai toppingnya, Ramen ini biasanya menggunakan “Chasiu” (Daging babi panggang), telur rebus, rebung, sayuran, dan irisan daun bawang. Tentu saja menjadi paduan yang unik dengan adanya kuah kaldu yang sangat gurih dan asin dengan paduan topping yang sangat menggugah selera.

2.Taiwan Ramen
Ramen ini pertama kali diperkenalkan oleh sebuah restoran di Taiwan, namun seiring dengan masuknya berbagai makanan ke Jepang, Ramen jenis ini menjadi sangat populer di kota Nagoya, Jepang. Ramen ini memiliki keunikan pada kuahnya yakni menggunakan kaldu ayam dan kecap asin sebagai bahan dasarnya. Ramen ini juga biasanya berisi dengan tumisan daging dengan sayur, cabai, dan juga bawang putih.

3.Sanmamen
Jenis ramen ini bisa dibilang merupakan jenis ramen yang sarat akan unsur Cinanya. Sanmamen merupakan mie rebus berkuah yang ditambah dengan tumisan tauge dan sayuran. Biasanya kuah sanmamen dibuat dengan rasa “shio” (asin) atau rasa “shoyu” (manis). Sanmamen juga sering disajikan dengan tambahan chasiu, nori,sayur bayam, dan daun bawang. Jenis mie ini mulai populer saat berakhirnya perang dunia II.

4.Kitakata Ramen
Ramen ini memiliki keunikan yang boleh dibilang sangat jauh berbeda dibandingkan dengan yang lain, keunikan ramen ini terletak pada kuahnya yaitu air kuahnya menggunakan air dari mata air pegunungan. Bentuk mienya lebar dan keriting sehingga menghasilkan sensasi yang berbeda saat menyeruput dan mengunya mienya. Kuah dari kitaka ramen menggunakan perpaduan antara kaldu ayam, kaldu chasiu, dan niboshi atau ikan sarden kering. Cita rasa kuahnya ringan dan bening dengan tambahan kecap manis. Hal yang unik lagi, biasanya penjual mie akan memberikan jumlah porsi yang besar ketika kita memesannya. Ramen ini sangat terkenal di kota Kitakata dan biasanya para penjual menjual jenis mie ini pada pagi hari.

5.Sapporo Ramen
Jenis mie terakhir yang paling terkenal adalah Sapporo ramen. Sesuai namanya, jenis ramen ini berasal dari kota Sapporo jepang. Keunikan ramen ini terletak pada penggunaan miso sebagai bahan dasarnya. Miso merupakan bumbu makanan asal jepang yang dibuat dari fermentasi rebusan kedelai, beras, dan garam. Tekstur miso seperti selai dan miso juga memiliki rasa asin dan aroma yang kuat. Ramen yang sangat terkenal di seluruh dunia ini biasanya disajikan dengan lembaran chasiu, telur rebus, irisan daun bawang, dan nori.

Jadi apakah anda berani mencobanya?

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar