Meriahnya Menu Imlek

Admin Sukamasak

Setiap tahun warga Tionghoa menyambut Tahun Baru Cina dengan penuh suka cita. Tahun yang baru adalah awal dari langkah untuk membuka lembaran yang baru agar lebih baik lagi. Tahun baru cina atau yang biasa disebut dengan Imlek adalah salah satu perayaan yang paling ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Imlek sendiri sesungguhnya memiliki makna tersendiri, yaitu perayaan menyambut musim semi yang berkaitan erat dengan prinsip kemakmuran. Masyarakat Tionghoa dulunya sangat mengandalkan alam sebagai dalam seluruh aspek kehidupan mereka.

Kemeriahan Imlek sendiri biasanya sudah terdengar jauh-jauh hari, yaitu seminggu sebelum hari perayaan. Parade dan ritual unik sudah mulai dilakukan. Kegiatan turun-temurun yang tidak mungkin terlewatkan semua hadir untuk menyambut datangnya tahun baru ini. Uniknya, tradisi yang menjadi simbol mereka tak hanya terdapat pada kegiatan sembahyang, melainkan juga melalui ragam kuliner yang mereka miliki. Apa saja sih ragam kuliner unik yang disajikan selama Imlek ini berlangsung? Yuk, simak satu persatu!

  • 1.       Kue Keranjang

Imlek tak akan lengkap tanpa panganan yang satu ini. Nian Gao atau biasa yang disebut dengan kue keranjang pasti akan selalu hadir menemani dan melengkapi semaraknya Imlek di tiap tahun. Nian yang berarti tahun serta Gao yang berarti kue atau terdengar seperti tinggi, disajikan dengan cara disusun tinggi atau bertingkat dan semakin mengecil pada bagian atasnya. Maka dari itu, tak heran kue ini disebut dengan nama kue keranjang. Kue keranjang juga melambangkan sesuatu hal yang baik, yaitu peningkatan rezeki atau kemakmuran. Namun, ada juga sajian lain yang biasa disajikan dengan kue keranjang ini. Kue mangkok berwarna merah bisa juga disusun di atasnya. Sajian ini melambangkan kehidupan yang manis dan semakin menanjak semakin merekah seperti kue mangkok.

  • 2.       Mie Panjang Umur

Salah satu makanan yang dianggap paling mewakili dan menjadi simbol untuk panjangnya sebuah usia adalah mie panjang umur. Masyarakat Tionghoa meyakini bahwa Siu Mie/Shou Mian atau yang biasa disebut mie panjang umur itu sendiri harus dihidangkan tanpa putus dari ujung awal hingga ke ujung akhir. Dengan harapan, orang yang memakan mie panjang umur ini akan memiliki umur yang panjang.

  • 3.       Jeruk

Jeruk bagi masyarakat Tionghoa memiliki arti sendiri. Jeruk yang berwarna kuning memiliki arti kemakmuran dan kekayaan yang selalu bertumbuh. Selain itu, dalam perayaan imlek, jeruk sebisa mungkin disajikan dengan keadaan jeruk yang masih memiliki daun di tangkainya. Daun ini sendiri memiliki makna adanya kehidupan dan kesejahteraan.

  • 4.       Jiaozi

(image: Chinese Travel Go)

Jiaozi atau bisa juga disebut kuo tie, disajikan sebagai makanan pembuka atau camilan. Bentuknya seperti pangsit dan di dalamnya berisi adonan daging babi atau udang cincang serta diisi juga dengan sayuran. Jiaozi juga merupakan makanan yang penting untuk disajikan dalam sajian makan dengan seluruh keluarga besar. Karena jiaozi melambangkan kebersamaan. Uniknya lagi, beberapa masyarakat Tionghoa masih melakukan sebuah tradisi dari leluhur, yaitu memasukkan uang koin ke dalam jiaozi. Karena biasanya pada saat Imlek, jiaozi disajikan dengan bentuk bulat yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.

  • 5.       Telur Rebus dan Teh

Telur yang direbus dengan teh menurut kepercayaan orang Tioghoa melambangkan kesuburan. Telur yang dicampur dengan rebusan teh ini memiliki rasa yang sangat otentik dan enak. Berani mencoba?

  • 6.       Babi, Ayam dan Ikan

3 jenis daging ini sangat wajib dihidangkan ketika Imlek dirayakan masyarakat Tionghoa. Uniknya masyarakat Tionghoa wajib menghadirkan 3 menu ini agar orang yang menyantapnya tidak mengikuti sifat ketiga hewan tersebut. Dimana babi dilambangkan sebagai hewan yang malas, ayam dilambangkan  sebagai hewan yang serakah karena selalu berpindah-pindah tempat sebelum makanannya habis, serta ikan yang kulitnya bersisik diibaratkan seperti ular jahat, namun dari sisi baiknya ikan dilambangkan sebagai simbol rezeki dan keberuntungan. Seluruh 3 makanan wajib tersebut harus disajikan secara utuh dan sebagai simbol keutuhan dan kemakmuran.

Bagaimana dengan serba-serbi kulier Penyuka Masak sendiri saat Imlek tiba? Apakah ada tambahan lainnya? Jangan lupa lengkapi keseruan Imlek dengan sajian seru khas Imlek dan Penyuka Masak sendiri tentunya! Selamat menyambut Imlek!

(sumber image: Gettyimages)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar