Contek Cara Menyimpan Bahan Masakan Agar Tetap Fresh!

Admin Sukamasak

Pernah terpikirkan cara lain untuk menghemat pengeluaran dapur selain mengurangi biaya belanja bulanan? Ternyata menyimpan bahan masakan atau makanan dengan benar dapat membantu menghemat juga loh. Bahan masakan yang tetap fresh walaupun disimpan membuat kita tidak ragu untuk mengolah dan menyajikan untuk keluarga tercinta.

1.Pisahkan buah dengan sayuran


Beberapa jenis buah memiliki senyawa ethylene yang menguar ketika disimpan, akibatnya akan mempercepat proses pematangan (bahkan pembusukan) makanan lain, misalnya sayur. Jika ingin menyimpan buah dan sayuran dalam kulkas, taruhlah dalam rak yang berbeda. Info tambahan, tomat, pisang, dan bawang-bawangan tidak perlu disimpan dalam kulkas.

Ingat juga, apel, pisang, dan kentang mengandung ethylene yang sangat tinggi. Simpan apel berjauhan dengan buah lainnya. Simpan kentang dalam lemari dapur, pastikan tidak ada umbi lain yang disimpan berdekatan.

2.Simpan rempah dengan cermat


Simpan rempah segar seperti daun bawang, sereh, thyme, seledri, daun mint dalam gelas yang sudah diberi sedikit air. Simpan layaknya bunga segar dan gunakan kembali ketika dibutuhkan. Cara ini dapat membuat rempah tetap segar selama satu sampai dua hari. Perlu diingat bahwa rempah segar yang bisa disimpan dengan cara ini adalah rempah yang memiliki batang atau akar.

Jika ingin menyimpan rempah untuk digunakan kembali, potong akarnya dan siangi daun yang layu dan menguning kemudian masukkan dalam plastik klip. Simpan dalam kulkas.

3.Siangi bit dan wortel


Jika Penyuka Masak membeli buah bit, wortel, atau lobak, segeralah potong batang daunnya. Sisakan batang sekitar 3 cm agar sayuran tidak cepat mongering. Tips ini akan memperpanjang masa simpan bahan makanan tersebut. Jika Penyuka Masak ingin mengolah batang tersebut, pastikan batang sudah dipotong dan disimpan terpisah.


4.Bagaimana menyimpan sisa roti?


Roti termasuk makanan yang cepat berjamur dan kering jika disimpan sembarangan. Bagaimana Penyuka Masak menyimpan sisa roti tergantung dari seberapa cepat Anda akan mengolahnya kembali. Jika dalam ingin diolah dalam waktu dekat, simpanlah dalam kulkas. Bungkus rapat roti agar tidak kering. Kalau Penyuka Masak menyimpan roti baguette yang akan dimasak menjadi garlic bread sebagai teman santap sup, sebaiknya simpan roti tersebut dalam freezer. Potong-potong baguette terlebih dahulu sebelum dikemas dalam wadah kedap udara, kemudian simpan. Ambil roti secukupnya ketika akan diolah.

5.Perhatikan minyak goreng dan margarin

Simpan minyak goreng yang sudah dibeli pada tempat yang sejuk dan dingin (tidak lembab dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sama halnya dengan minyak, simpan margarin di tempat yang sejuk dan kering, karena panas langsung dapat menyebabkan aroma margarincepat hilang dan warnanya berubah menjadi putih. Selain itu, jauhkan margarin dari benda benda yang berbau tajam, seperti cuka, ikan asin, kopi dan lain sebagainya, agar aromanya tidak bercampur.

Cara menyimpan bahan masakan yang tepat akan membantu Penyuka Masak berhemat sekaligus menghindari makanan terbuang sia-sia. Be a smart cooker ya, Penyuka Masak! :)

Sumber foto: gettyimages

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar

Tags: