7 Makanan yang Harus Dimiliki Selama Bulan Ramadhan

Admin Sukamasak

Selama berpuasa, tubuh harus mendapatkan asupan yang tepat. Terlebih lagi asupan pada saat sahur. Karena sempitnya waktu sahur, terkadang kita tidak sempat memasak makanan dengan gizi seimbang. Untuk itu diperlukan stok makanan demi mencukupi kebutuhan karbohidrat, serat, dan protein. Lalu apa sajakah makanan tersebut dan apa pentingnya bagi tubuh? Yuk, simak!

1.Greek yogurt tanpa lemak


(sumber: earthtimes)

Kandungan: Greek yogurt mengandung 18 gram protein setiap 170 gram (rata-rata jumlah penyajian sebanyak 170 gram). Walaupun rasanya creamy dan teksturnya sangat lembut, yogurt jenis ini hanya mengandung 100 kalori untuk setiap 170 gram.
Pengolahan: Greek yogurt dapat menggantikan peran mayones atau sour cream dalam menu sehari-hari.

2.Madu
Kandungan: Selain tahan lama, madu juga dapat digunakan sebagai pemanis serbaguna untuk makanan atau minuman apapun. Madu dapat menghilangkan mual dan masuk angin, juga membantu penyembuhan batuk.


(sumber: pixabay)

Pengolahan: Gunakan madu sebagai pemanis teh hangat, es buah, dan kolak untuk menu berbuka. Jika Penyuka Masak ingin memasak kue basah maupun cookies, ganti penggunaan gula pasir dengan madu. Pastikan takarannya sama. Jika dalam resep dibutuhkan 100 gram gula, gunakan juga 100 gram madu sebagi penggantinya. Harus diingat juga, kue yang dipanggang dengan madu harus diturunkan suhu panggangannya sebanyak 25 derajat.


3.Kacang-kacangan
Kandungan: Tidak hanya murah, kacang-kacangan juga sumber protein dan serat yang bagus.
Pengolahan: Kacang kalengan akan mudah sekali disimpan dan diolah, bisa dicampurkan dalam sup atau taburkan di atas salad.


(sumber: 123rf)


4.Telur
Kandungan:
Satu butir telur mengandung 6 gram protein dan 70 kalori. Sebuah penelitian menghasilkan penemuan bahwa wanita dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi telur saat sarapan, berat badannya akan turun dua kali lipat dari wanita yang makan bagel atau biskuitnya untuk sarapan.


(sumber: pinterest)

Pengolahan: Telur rebus menjadi alternative menu yang lebih baik dibanding mi instan. Jangan lupa konsumsi telur rebus dengan beberapa potong keju dan buah. Jika ingin lebih bervariasi, sajikan semangkuk nasi tim sayur dengan telur goreng.

5.Pisang
Kandungan: Murah, mudah dibeli, dan memberikan rasa manis yang pas untuk aneka sajian seperti smoothies.
Pengolahan: Siapkan roti gandum, oles dengan selai kacang dan beri potongan pisang sebagai isian. Jika pisang mulai menghitam, bekukan dan haluskan dengan food processor sehinggan menjadi “es krim” pisang. Yummy untuk buka puasa.


(sumber: pixabay)


6.Bawang putih
Kandungan: Bawang putih adalah penguat rasa yang efektif dalam masakan.
Pengolahan: Tambahkan bawang putih segar yang dicincang pada sup, tumisan, atau saus marinade. Atau beri cincangan halus bawang putih pada telur yang akan didadar untuk menambah aroma.


(sumber: pixabay)

7.Oatmeal


(sumber: 123rf)

Kandungan: Dikenal sebagai makanan yang dapat membantu menurunkan jumlah kolesterol dalam tubuh. Penelitian juga membuktikan bahwa oatmeal dapat mengontrol nafsu makan.
Pengolahan: Buat menjadi oatmeal smoothies. Masak oatmeal dengan air dan kayu manis batangan. Biarkan dingin, kemudian campurkan dengan susu, es, dan madu secukupnya. Voila! Jadilah oatmeal smoothies untuk berbuka puasa.

8.Dry food (kering kentang, orek tempe, abon)
Kandungan: Untuk dry food jenis kering kentang, gunakan kentang Amerika yang merupakan penganan bebas lemak, bebas kolesterol, bebas lemak jenuh, dan bebas sodium. Begitu pula dengan orek tempe dan abon. Gunakan Minyak Goreng kualitas nomor 1 bebas kolesterol untuk menggorengnya. Seperti Filma Minyak goreng Jenih Bernutrisi yang tebuat dari buah sawit pilihan. Sehingga jenis dry food yang digoreng dengan Filma, tidak akan cepat berbau tengik dan tetap fresh saat disantap dalam kurun waktu tertentu.

Pengolahan: Iris tipis kentang atau tempe. Rendam dalam kapur sirih beberapa menit. Lalu beri bumbu sesuai yang tertera pada link resep berikut ini: http://www.sukamasak.com/landing/resep/2013/08/kering-kentang-bumbu-bali
Jika penyimpanannya baik dan menggunakan toples kedap udara, dry food tersebut bisa dikonsumsi kurang lebih satu minggu lamanya.

Sebelum bulan Ramadhan tiba, ada baiknya kita mulai belanja kebutuhan stok makanan tersebut. Selain mudah didapat, beberapa makanan ini juga dapat membantu Penyuka Masak ketika telat bangun sahur atau tidak sempat menyiapkan tajil karena pengolahannya yang simple. Selamat menunaikan ibadah puasa ya, Penyuka Masak! :)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar

Tags: