Mengenal Kurma Lebih Jauh

Admin Sukamasak

Tajil Ramadhan sudah pasti identik dengan kurma. Rasanya yang manis dan legit dapat langsung menggantikan gula darah yang berkurang selama berpuasa. Bagi umat Muslim, buah ini merupakan buah yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad S.A.W sebagai menu buka puasa. Khasiat kurma sudah dipercaya sejak zaman dahulu sebagai buah yang dapat menangkal racun. Menurut penelitian, kurma merupakan sumber kalium yang tinggi sehingga dapat mencegah stroke dengan mengatur denyut nadi jantung dan menurunkan tekanan darah. Dengan mengonsumsi 5 butir kurma setiap hari, resiko terkena stroke akan menurun 40%.

Kurma mengandung 60-70% karbohidrat, 20% protein, 3% lemak, dan sisanya adalah mineral sertazat besi. Hebatnya, kurma dapat memberikan asupan gula glukosa (jenis gula dalam darah) dan fruktosa (jenis gula dalam buah-buahan). Tak hanya itu, kurmapun mengandung vitamin A, tiamin, riboflavin, dan niasin. Semua zat tersebut berfungsi dalam pelepasan energi tubuh dan menjaga organ penting seperti jantung agar tetap sehat.

Kurma terdiri dari dua jenis yakni, Ruthab dan Tamar. Ruthab adalah kurma yang segar dan matang di pohon. Sedangkan Tamar adalah kurma dalam kondisi kering namun matang. Kurma yang banyak dijual di Indonesia adalah jenis kurma Tamar. Pohon kurma memerlukan waktu lama untuk berbuah setelah ditanam, yakni 4 sampai 7 tahun. Pohon kurma sendiri merupakan tanaman tradisional di Turki, Iraq, Arab, Afrika, dan Maroko. Pada Negara Islam tersebut, kurma dikonsumsi bersama dengan yogurt atau susu untuk menu berbuka puasa.

Dengan segudang manfaat dari kurma, apalagi keajaiban dari si mungil ini?

1.Kurma sangat tepat dikonsumsi sebagai tajil karena kurma cepat diserap lambung. Pada saat jam berbuka puasa, lambung akan lebih mudah mencerna dan menyerap makanan dalam ukuran kecil yang mengandung gula. Selain bisa dicerna dengan cepat, khasiatnya pun dapat langsung terasa pada tubuh.
2.Zat gula yang terkandung dalam Ruthab dan Tamar membuat proses pencernaan di lambung menjadi mudah. Sekitar 2/3 zat gula yang terkandung dalam kurma bisa meningkatkan gula darah dalam waktu yang singkat.
3.Dalam sebutir kurma, kandungan airnya mencapai 65-70% sehingga tubuh tidak memerlukan terlalu banyak air. Namun begitu jika haus selepas puasa masih terasa, tidak ada larangan untuk minum.

Lalu, bagaimana memilih kurma kualitas bagus?
•Buah kurma yang segar, kulit arinya tidak terlalu berkerut, mengilat dan tidak kering. Jangan pilih kurma yang kulit arinya sudah pecah-pecah.
•Pilih kurma yang ukurannya besar. Biasanya kurma yang segar ukurannya akan besar dan terkesan kencang. Kurma yang umurnya sudah lama akan cenderung menciut dan mengering.
•Cari buah kurma yang tidak lengket. Biasanya pedangang akan menambahkan madu atau gula cair pada kulit buah agar memberikan rasa manis atau untuk menutupi rasa buah yang kualitasnya sudah tidak bagus.
•Pilih kurma yang berwarna cokelat kemerahan atau kekuningan. Kurma dengan warna seperti ini kondisinya masih segar.
•Hindari membeli kurma di tempat terbuka karena sudah pasti akan banyak debu dan binatang yang hinggap pada buah tersebut.

Sudah tidak ragu lagi kan untuk mengonsumsi kurma? Walaupun ukurannya kecil tapi kurma mengandung sejuta manfaat bagi tubuh. Selamat berpuasa, Penyuka Masak!

(sumber foto: flickr)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar

Comment

Erlin

thankss minn :D

August 18, 2014

Tags: