Bagaimana Membaca Label Nutrisi Pada Kemasan?

Admin Sukamasak

Label nutrisi dapat membantu Penyuka Masak memilih produk dan meneliti jumlah lemak, garam, dan pemanis tambahan yang dikonsumsi.

Kebanyakan makanan kemasan memiliki label nutrisi pada bagian belakang atau samping kemasan. Label ini biasanya berisi informasi jumlah energi dalam kilokalori (kkal), biasanya merujuk kepada kalori. Selain itu ada juga informasi protein, karbohidrat, dan lemak. Ada juga label nutrisi yang berisi informasi lemak jenuh, gula, sodium, dan garam. Samua informasi nutrisi dilampirkan per 100 gram makanan atau terkadang per satu porsi makananan.

Belakangan ini, supermarket dan pabrik makanan mulai menyoroti kandungan energi, lemak, lemak jenuh, gula, dan garam pada bagian depan kemasan, bersama dengan referensi Angka Kecukupan Gizi (%AKG).

Label nutrisi pada bagian belakang atau samping kemasan

 

Label nutrisi sering dilampirkan dalam bentuk tabel di bagian belakang atau samping kemasan. Contohnya, gambar di bawah ini menunjukkan label nutrisi sebuah produk sereal.

Contoh label di atas mengandung informasi energi, protein, karbohidrat, dan lemak. Selain itu juga terdapat tambahan informasi seperti jumlah lemak jenuh, gula, serat pangan, natrium, berbagai macam vitamin, dan kalsium. Informasi nilai gizi ini dibuat untuk per sajian.

Bagaimana mengetahui makanan kemasan tinggi akan lemak, lemak jenuh, gula, atau garam?

Ada panduan khusus yang memberitahu Penyuka Masak bahwa makanan tersebut banyak mengandung lemak, lemak jenuh, garam dan gula, atau tidak. Yaitu:

Lemak Total

Tinggi: ≥ 17.5 gram lemak per 100 gram

Rendah: ≤ 3 gram lemak per 100 gram

Lemak Jenuh

Tinggi: ≥ 5 gram lemak jenuh per 100 gram

Rendah: ≤ 1.5 gram lemak jenuh per 100 gram

Gula

Tinggi: ≥ 22.5 gram gula total per 100 gram

Rendah: ≤ 5 gram gula per 100 gram

Garam

Tinggi: ≥ 1.5 gram garam per 100 gram (atau 0.6 gram sodium)

Rendah: ≤ 0.3 gram garam per 100 gram

Sebagai contoh, jika Penyuka Masak ingin mengurangi konsumsi lemak jenuh, batasi konsumsi makanan yang memiliki lebih dari 5 gram lemak jenuh per 100 gram.

Label nutisi pada bagian depan kemasan

Beberapa supermarket besar dan pabrik makanan juga menampilkan informasi nutrisi pada bagian depan makanan kemasan. Hal ini sangat berguna ketika Penyuka Masak ingin membandingkan dua produk secara sekilas.


(sumber foto: glossynews) 

Isi dari label nutrisi pada bagian depan kemasan tidak berbeda dengan yang ada pada bagian belakang atau samping. Hanya saja tampilannya lebih ringkas dan mudah dibaca. Biasanya label nutrisi ini dilengkapi dengan kode warna. Kode warna tersebut menunjukkan apakah makanan tersebut kandungan nutrisinya rendah, sedang, atau tinggi.

- Merah berarti tinggi

- Kuning kecoklatan berarti sedang

- Hijau berarti rendah

Singkatnya, semakin hijau kode warna yang ditampilkan maka semakin sehat makanan tersebut. Sedangkan jika semakin merah kode warnanya artinya makanan tersebut tinggi akan lemak, lemak jenuh, garam atau gula dan sebaiknya kurangi konsumsi makanan dengan label nutrisi seperti itu. 

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar

Comment

Umi Nadiroh Kudori

Informasi ini sangat membantu saya, terima kasih Admin.

October 27, 2014

Admin Sukamasak

Sama-sama, Bunda Umi.Yang penting, selalu cermat setiap membeli produk pangan ya.Untuk minyak goreng, jangan ragu gunakan FILMA minyak goreng yang jernih dan bernutrisi karena mengandung vitamin D & vitamin E :)

October 27, 2014