Ini Dia 6 Kudapan Bergizi Sekaligus Hemat

Admin Sukamasak

Sehat akan terasa mahal jika kita sudah jatuh sakit. Tapi, sehat bisa menjadi murah dengan cara mudah. Caranya adalah dengan menyusun daftar belanjaan yang terdiri dari bahan-bahan bergizi. Penyuka Masak bisa memotong pengeluaran dengan memasak di rumah dan memastikan bahwa makanan yang diolah berasal dari bahan bergizi seperti whole grain, sayur mayur, dan kacang-kacangan. Kabar baiknya adalah bahan-bahan tersebut harganya tidak mahal.

Sebagai contoh, 1 kilogram beras merah harganya sekitar Rp. 11.000,- dan dapat dimasak untuk 10 porsi (1 porsi sama dengan 100 gram). Jadi, Penyuka Masak hanya merogoh kocek Rp. 1.100,- untuk satu porsi nasi merah yang lebih bergizi dari nasi putih. Murah kan?

Suka Masak akan berbagi bahan makanan lainnya yang tidak hanya bergizi tapi harganya ekonomis di kantong. Harga yang diilustrasikan bisa berbeda-beda tergantung pada toko, lokasi, dan waktu.

1.Beras Merah

Beras merah cocok diolah menjadi makanan pendamping, salad nasi, nasi goreng, kaserol, atau sup. Penyuka Masak juga bisa mengolahnya menjadi Keju Kremes Sembunyi dalam Nasi Merah dengan resep berikut Keju Kremes Sembunyi dalam Nasi Merah .

Harga 1 kilogram : Rp. 11.000,-
Penggunaan per porsi : 100 gram
Pengeluaranper porsi : Rp. 1.100,-
Kandungan gizi : 170 kalori, 2 gram serat, dan 4 gram protein

2.100% Whole –Wheat Bread

Roti dengan kandungan 100% gandum cocok diolah menjadi sandwhich, roti isi, dan pudding roti. Olah roti gandum menjadi Puding Roti Keju Kukus dengan resep ini Pudding Roti Keju Kukus.

Harga 1 pack isi 10 lembar : Rp. 14.000,-
Penggunaan per porsi : 2 lembar
Pengeluaran per porsi : Rp. 2.800,-
Kandungan gizi : 120 kalori, 6 gram protein, dan 3 gram serat

3.Oatmeal
Oatmeal cocok diolah menjadi sereal, granola, topping remah untuk makanan penutup, dan muffin. Bagaimana cara mengolah oatmeal menjadi muffin bergizi dengan Filma margarin? Cek resep lengkapnya di sini Banana Oat Muffin Almond.

Harga 1 pack (200 gram) : Rp. 10.000,-
Penggunaan per porsi : 35 gram
Pengeluaran per porsi : Rp. 1.750,-
Kandungan gizi : 150 kalori, 4 gram serat, dan 5 gram protein

4.Sayuran Beku
Sayuran beku cocok diolah menjadi makanan pendamping, kaserol, dan rebusan. Jika Penyuka Masak mengolah daging menjadi sebuah menu, tentunya akan lebih lezat jika ditambah dengan sayuran beku sebagai pendamping.

Harga 1 pack (500 gram) : Rp: 17.000,-
Penggunaan per porsi : 130 gram
Pengeluaran per porsi : Rp. 4420,-
Kandungan gizi : 82 kalori, 6 gram serat, 4 gram protein, memenuhi 115% kebutuhan tubuh akan vitamin A, 8% kebutuhan tubuh akan vitamin C, dan 7% kebutuhan tubuh akan potassium.

5.Kentang

Kentang cocok diolah menjadi kentang panggang, mashed potato, salad, kaserol, dan rebusan. Kentang panggang adalah alternative menu sehat, praktis, dan nikmat. Contek resep lezatnya di sini Baked Potato.

Harga 1 kilogram : Rp. 7000,-
Penggunaan per porsi : 300 gram (dua buah kentang ukuran sedang)
Pengeluaran per porsi : Rp. 2.100,-
Kandungan gizi : 168 kalori, 3 gram serat, 5 gram protein, memenuhi 20% kebutuhan tubuh akan vitamin C, 10% kebutuhan tubuh akan zat besi, 25% kebutuhan tubuh akan potassium.

6.Bayam Segar

Sayur bayam cocok diolah menjadi salad, diolah bersama telur, kaserol, sup, dan rebusan. Jika Penyuka Masak membuatnya menjadi salad, gunakan sekitar 2 ikat sayur bayam. Sedangkan jika ingin diolah menjadi tumisan atau campuran omelet, gunakan sebanyak ½ ikat sayur bayam. Penyuka Masak juga bisa mengolah bayam untuk si kecil menjadi menu istimewa. Contek resep Bobor Bayam di sini Bobor Bayem.

Harga 1 ikat (125 gram) : Rp. 3.000,-
Penggunaan per porsi : 1-2 ikat sayur bayam
Pengeluaran per porsi : Rp. 3.000,- sampai Rp. 6.000,-
Kandungan gizi : 10 kalori, 1 gram serat, memenuhi 160% kebutuhan tubuh akan vitamin A, memenuhi 40% kebutuhan vitamin C, memenuhi 8% kebutuhan kalsium, dan memenuhi 40% kebutuhan asam folat.


Keenam bahan makanan di atas tidak hanya bergizi dan ramah di dompet tapi juga mudah didapatkan. Konsumsilah bahan makanan tersebut dengan teratur. Seimbangkan juga dengan sumber protein, vitamin, dan mineral lainnya. Kesehatan tidak didapat dari mengurangi bahan makan melainkan dengan menyeimbangkan asupannya :)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar