Ikuti Cara Ini Agar Nutrisi Pada Makanan Terjaga

Admin Sukamasak

Tiap makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda maka dari itu berbeda pula cara kita memperlakukannya. Bila Penyuka Masak sampai salah cara menyimpan atau mengolah bahan makanan tersebut bisa jadi kandungan gizinya akan hilang atau bahkan malah menjadi racun di dalam tubuh. Ini dia beberapa cara yang bisa Penyuka Masak lakukan dalam menyimpan makanan agar gizinya tetap terjaga:

sumber : worldkitchen

1.Simpanlah susu, sayuran, dan buah-buahan segar dalam tempat sejuk dan tidak terpapar cahaya matahari maupun suhu yang tinggi. Menyimpan susu dalam gelas terbuka akan merusak kandungan vitamin D-nya begitu pula pada sayuran selain vitaminnya di dalamnya rusak sayuran dan buah-buahan menjadi tidak segar atau mungkin mengalami proses oksidasi yang menyebabkan sayuran dan buah menghitam.

2.Jangan membiasakan menjemur sayuran sebelum akan diolah. Sebaiknya sayuran langsung diolah dan dikonsumsi ketika masih segar.

3.Saat merebus sayuran jangan terlalu banyak menggunakan air karena matangnya akan lama dan akan membuat kandungan gizi dalam sayuran larut dalam air rebusan.

4.Untuk bahan makanan berjenis minyak goreng dan margarin, taruh dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan letakkan di ruangan yang sejuk.

Bukan hanya cara menyimpan saja yang perlu diperhatikan namun saat mengolah bahan makanan harus diperhatikan juga cara-cara yang tepat agar saat dimakan tubuh tetap mendapatkan manfaat maksimal dari makanan tersebut. Berikut cara yang tepat mengolah makanan dari digoreng hingga menumis:

sumber : eatwhatulike

1.Menggoreng. Hasil gorengan bisa saja sama dengan semua jenis minyak goreng. Yang terpenting, bukan sekedar nikmat, minyak yang berkualitas baik dengan kandungan gizi yang di butuhkan tubuh, pastilah minyak goreng Filma yang mengandung vitamin D&E yang tinggi dan tidak mengandung kolesterol. Hasil gorengan pun akan lebih garing dan renyah. Perhatikan tips menggoreng yang benar, menggoreng jangan sampai terlalu kering (gosong) agar protein makanan tidak rusak. Hasil gorengan akan maksimal apabila suhu yang digunakan sekitar 110 – 160 derajat celcius.

2.Merebus sayuran. Cukup sampai setengah matang supaya vitamin dan mineral tidak banyak yang larut dalam air.

3.Mengukus. Perhatikan warna sayuran ketika mengukus jangan sampai warna hijaunya menjadi tidak segar.

4.Memanggang. Sebaiknya daging dimasukkan dulu ke dalam microwave selama dua menit supaya agak matang, sehingga tidak diperlukan waktu lama untuk memanggang karena memanggang terlalu lama kurang baik bagi kesehatan.

5.Stir-frying. Memasak menggunakan api sedang dan diaduk terus-menerus. Makanan tetap renyah dan gizi tidak rusak karena suhu yang terlalu panas.

6.Braising. Metode memasak dengan menggunakan sedikit air dan panas kering. Mulanya, makanan dibakar pada suhu tinggi, kemudian dimasukkan ke dalam panci dengan sedikit air dan ditutup.

7.Menumis. Menumis adalah cara memasak paling cepat dan praktis, makanan dipotong kecil-kecil lalu ditumis dengan menggunakan Filma margarin, selain lebih gurih tidak perlu lagi garam yang terlalu banyak, karena Filma Margarin sudah memberikan rasa asin dan gurih yang seimbang. Caranya, panaskan wajan dalam api sedang hingga besar selama sekitar 1 menit sebelum menambahkan margarine untuk menumis..

8.Menggunakan banyak rempah. Rempah segar dan kering ditambahkan dalam masakan untuk menambahkan warna, rasa, dan aroma tanpa perlu menambahkan garam atau penyedap rasa buatan. Masukkan rempah segar yang tidak layu pada tahap akhir memasak, sementara rempah kering ditambahkan sebelum memasukkan bahan makanan.

Dengan memperhatikan bagaimana cara yang benar dalam memperlakukan dan mengolah makanan kita akan mendapatkan manfaat maksimal dari makanan tersebut jadi tidak perlu takut terserang penyakit bila sudah yakin makanan yang dikonsumsi sehat.

(sumber foto utama : tustore)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar