Kebiasaan Menyimpan Makanan Dalam Kulkas Yang Harus Dihindari

Admin Sukamasak

Kulkas adalah lemari pendingin serbaguna yang kehadirannya menjadi sangat penting dalam rumah tangga karena bisa menyimpan berbagai jenis makanan dari bahan mentah seperti ikan, daging, telur, sayuran hingga makanan dan minuman seperti sirup, minuman ringan, buah, cake, dan berbagai macam makanan lainnya.

Lalu apakah cara kita menyimpan makanan dalam kulkas sudah benar? Atau justru Penyuka Masak pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan seperti bau tidak sedap di dalam kulkas dan makanan justru menjadi cepat busuk?

Menyimpan makanan dalam kulkas itu tidak bisa sembarangan loh, Penyuka Masak karena bisa saja terjadi kontaminasi berbagai macam bakteri jahat pada makanan. Contohnya saja daging ayam, bila daging ayam tidak disimpan secara benar makan bakteri salmonella yang bisa saja terdapat pada ayam akan menempel pada buah-buahan segar yang akan kita makan atau mungkin masuk kedalam produk susu Penyuka Masak. Kontaminasi ini akan berakibat buruk dari menyebabkan diare hingga keracunan. Maka dari itu untuk menghindari resiko-resiko tersebut cermati hal-hal penting berikut ini:


1.Pengaturan Suhu Yang Tepat

sumber: dkscooks

Sebelum makanan disimpan, khususnya pada bagian non-freezer pada kulkas, atur suhunya terlebih dahulu. Untuk kulkas non-freezer suhu terbaik dan tepat adalah antara 3 -5 derajat celcius. Kalau Penyuka Masak mengaturnya terlalu rendah di bagian non-freezer maka makanan seperti telur, mayonais, serta keju akan menjadi beku dan tidak bagus lagi untuk dikonsumsi sedangkan jika Penyuka Masak mengaturnya suhunya terlalu tinggi justru membuat makanan-makanan tersebut lebih cepat busuk dan menimbulkan aroma yang tidak sedap di dalam kulkas.



2.Perhatikan Waktu dan Letak Penyimpanan

sumber: wikihow

Beberapa makanan bisa disimpan dalam kulkas non-freezer maupun freezer seperti ikan, daging unggas, dan daging merah namun dengan jangka waktu ketahanan yang berbeda. Bila Penyuka Masak menyimpan bahan makanan mentah tersebut dalam kulkas non-freezer maka hanya akan bertahan maksimal 7 hari dan harus segera diolah. Sedangkan bila menyimpan dalam freezer bisa lebih dari satu bulan kalau saat dibeli masih dalam keadaan segar. Khusus untuk menyimpan daging dalam lemari es non-freezer jangan sampai ada cairan yang menetes ke bagian lemari es yang lain atau mengenai makanan yang lain. Karena bakteri pada daging yang belum dicuci cukup berbahaya. Jika makanan yang terkontaminasi bakteri tersebut bisa menyebabkan masalah pencernaan ringan hingga akut seperti diare hingga keracunan.



3.Menyimpan Makanan Aroma Menyengat

sumber: youtube

Kalau Penyuka Masak ingin menyimpan makanan dengan aroma menyengat seperti durian, nangka, dan makanan menyengat lainnya sebaiknya masukkan dalam wadah terutup rapat terlebih dahulu dan simpan dibagian rak paling bawah kulkas. Hindari berdekatan dengan minuman seperti yogurt, susu, dan keju karena aroma makanan tersebut mudah sekali tercampur dengan bahan makanan lain, rasanya pun jadi seperti tercampur walau tidak sampai menyebabkan kerusakan.



4.Hindari Mengisi Kulkas Hingga Penuh Sesak

sumber: veganluvies

Di saat-saat tertentu Penyuka Masak pasti pernah mengalami kebanjiran makanan terutama ketika ada acara di rumah dan makanan-makanan tersebut akan disimpan semua dalam kulkas agar lebih tahan lama. Sebaiknya hindari melakukan hal tersebut karena menyimpan makanan dalam kulkas sampai penuh sesak dapat menyebabkan sirkulasi udara dalam kulkas terhenti dan justru menyebabkan makanan-makanan didalamnya cepat busuk serta menyebarkan bau tak sedap ke seluruh bagian lemari es



5.Simpan Dalam Wadah Khusus Makanan

sumber: eatinghealthy

Penyuka Masak ada makanan sisa? Atau ada cemilan yang maun disimpan dalam kulkas? Makanan-makanan seperti ini sebaiknya simpan dahulu dalam wadah khusus makanan yang tertutup rapat agar tidak tercemar makanan lain terutama makanan mentah. Letakkanlah di rak atas di dalam kulkas sehingga tidak terkena resiko tetesan makanan lain. Jangan terlalu lama menyimpan makanan sisa dalam kulkas, karena resiko basi pada satu makanan akan tertular bakeri yang berkembang pada makanan lainnya, terutama jika diletakkan dalam satu rak yang sama.


6.Menyimpan Makanan Kaleng

sumber: retailpackagingimg

Makanan kaleng kini makin banyak disukai karena praktis. Namun perlu di perhatikan cara menyimpannya, misalnya jika terdapat kemasan kaleng yang sudah berkarat, bolong atau kerusakan apapun, segera keluarkan isi makananan terlebih dahulu lalu simpan dalam wadah tertutup. Tapi akan lebih baik lagi jika Penyuka Masak tidak menyimpannya bersamaan dengan kalengnya walau kemasannya masih bagus. Pasalnya jika kaleng yang sudah berkarat disimpan ke lemari es bersamaan dengan makanan yang lain, maka zat kimia bahaya yang terdapat pada karat tersebut akan mencemari makanan dan beresiko menyebabkan keracunan.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut Penyuka Masak dan keluarga tercinta bisa selalu menikmati makanan lezat da segar tanpa perlu khawatir. Setelah menyimpan sudah benar yuk Ikuti Cara Ini Agar Nutrisi Pada Makan Tetap Terjaga.

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar