INILAH CARA MENGGUNAKAN PANCI PRESTO YANG BENAR DAN AMAN

Admin Sukamasak

Keberadaan panci presto sudah tidak bisa dipisahkan dari para wanita yang hobinya di dapur. Jangan samakan panci presto dengan panci biasa karena panci ini didesian khusus agar saat memasak tidak ada uap yang keluar. Akibatnya, suhu di dalam akan sangat panas dan bisa membunuh bakteri-bakteri jahan pada makanan selain itu, dengan panci presto masak akan lebih sehat dan efisien. Karena panci ini berbeda, cara pemakiannya pun berbeda, Penyuka Masak harus tahu cara yang benar agar aman saat menggunakan panci presto.

Pertama, periksa alat sebelum digunakan. Panci harus bersih luar dan dalam, tak ada sisa bekas makanan atau kotoran di tepi dan tutupnya. Panci tidak penyok atau mengalami kerusakan lain. Gasket (cincin karet) harus dalam kondisi baik, pas dengan ukuran tutup, tidak ada yang retak atau rapuh.

Kedua, pastikan panci terisi air. Jumlah minimum air untuk model jiggle top sekitar 1 gelas, sedangkan model katup sekitar setengah gelas (untuk memasak 20 menit).

Ketiga, jangan isi panci lebih dari dua per tiga besar panci untuk menghindari tekanan uap yang berlebihan saat memasak. Untuk masakan yang menghasilkan buih (kaldu), pengisian maksimum setengah dari kapasitas panci.

Keempat, kecilkan api jika tekanan uap telah tercapai.

Kelima, perhatikan waktu memasak dengan jenis masakannya berdasarkan grafik cooking time-nya. Jika Anda kelewatan beberapa menit saja, masakan bisa menjadi bubur lembek.

Keenam, jangan membuka tutup panci sampai semua tekanan dari dalam panci dilepaskan untuk menghindari celaka. Ada dua cara yang bisa Anda pilih. Yakni, melepaskan dengan cara alami (mengangkat panci dari kompor dan membiarkannya dingin) atau dengan cara pelepasan cepat (membuka katup pengaman sampai uap habis baru membuka tutup panci).

Yang perlu diingat, hasil masakan bisa saja berbeda tergantung dari jenis atau merek panci presto yang digunakan. Jadi, pastikan Anda menggunakan panci presto yang kualitasnya bagus. Jangan tergiur menggunakan panci dengan harga murah, tapi kualitasnya kurang bagus.

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar