Tetap Fit Saat Berpuasa, Yuk Hindari Lemak Trans

Admin Sukamasak

Memasuki Bulan Ramadan kali ini, kita wajib memperhatikan asupan makanan terutama saat sahur untuk menjaga kecukupan energi dan tubuh yang tetap fit. Salah satu hal yang wajib diwaspadai adalah kandungan lemak trans yang digunakan untuk meningkatkan rasa dan tekstur, serta membuat makanan bertahan lebih lama. Sayangnya, lemak trans juga dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Mulailah dengan menghindari makanan yang mengandung lemak trans seperti berikut ini, agar tetap fit selama berpuasa.

 

Cek Label Kemasan

Biasakan saat berbelanja untuk membaca label pada kemasan. Selain mengetahui nilai gizi dari bahan makanan yang dibeli, juga dapat mengetahui apakah ada kandungan lemak trans di dalamnya. Teliti untuk melihat adanya minyak terhidrogenasi parsial, yang merupakan sumber lemak trans yang tersembunyi. Sebaiknya, pilih produk yang mencantumkan “0 gram trans fat” pada label informasi gizi dan tanpa minyak hidrogenasi pada daftar komposisi.

 

Gunakan Produk yang Lebih Sehat

Lemak trans yang digunakan oleh pabrik makanan dikenal juga sebagai minyak hidrogenasi parsial, dan banyak ditambahkan pada pembuatan keripik kentang, biskuit kalengan, krimer kopi, dan butter. Untuk mencegah masuknya lemak trans dalam tubuh, gunakan produk yang lebih sehat, misalnya minyak sayur dan margarin lembut sebagai pengganti mentega saat mengolah makanan.

Jatuhkan pilihan pada Filma Margarine yang merupakan pilihan tepat untuk masakan yang lezat dan sehat. Selain bebas lemak trans dan kolesterol, margarin serbaguna ini juga mengandung Omega 9, Omega 6, Pro Vitamin A, Vitamin B1, B2, B3, vitamin D, dan vitamin E. Tidak perlu ragu mengonsumsinya, karena Filma Margarine terbuat dari 100 persen bahan nabati sehingga terjamin aman dan halal.

 

Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Satu lagi alasan untuk mengurangi makanan bercitarasa manis saat sahur. Kebanyakan kue dan kue kering mengandung lemak trans, apalagi jika disertai dengan frosting yang melipatgandakan kadarnya. Selain itu, permen berisi krim lembut biasanya juga mengandung 0,5 gram lemak trans per porsi. Jangan remehkan jumlahnya yang kecil, karena rasanya yang lezat membuatmu terus memakannya hingga melebihi porsi penyajian yang disarankan.

Jika terasa sangat sulit untuk menjauhi makanan bercitarasa manis, kurangi kadar lemak trans dengan menghilangkan frosting yang menjadi topping cake. Lebih baik pilih cake atau kue kering yang dibuat dengan margarin berbahan nabati atau menyertakan buah maupun sayuran, sehingga membuatnya lebih sehat dan tetap lezat.

Jaga tubuh tetap sehat dan fit selama menjalani ibadah puasa dengan menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak trans.

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar