Cara membuat Pempek :

1. Biang : Campur tepung terigu, air, garam, gula pasir, bawang putih yang dihaluskan dan bumbu penyedap. Masak di atas api kecil sambil diaduk sampai kental. Angkat dan tambahkan minyak goreng. Aduk, lalu biarkan dingin. Simpan dalam lemari pendingin.

2. Ambil daging ikan tenggiri (hanya bagian yang berwarna putih). Haluskan dengan menggunakan gilingan atau food processor (jangan menambahkan air). Simpan dalam lemari pendingin.

3. Campur 2 bagian daging ikan tenggiri dengan 1 bagian adonan biang. Ambil 1 sendok sayur adonan biang, tambahkan tepung kanji secukupnya.

4. Aduk dengan ujung jari asal adonan tercampur rata.

5. Gunakan plastik beroles minyak goreng untuk membentuk adonan. Bila campuran terlalu keras, tambahkan lagi sedikit adonan biang agar lentur. Adonan siap dipakai sesuai kebutuhan.  

Cara membuat cuko (saus):

1. Rebus gula merah, air dan asam Jawa dengan api kecil. Setelah asam lunak dan mengembang, angkat dan saring. Didihkan kembali.

2. Haluskan bawang putih, garam, cabai awit, tongcai, garam dan ebi. Masukkan ke dalam rebusan gula.

3. Aduk dan masak dengan api kecil hingga aromanya merebak.

4. Masukkan lobak parut. Angkat. Diamkan semalam agar cuko lebih sedap.

Di Palembang, menu pempek selalu ditemani es kacang merah sebagai minumannya. Temukan resepnya di sini: Es Kacang Merah.

Tongcai adalah sayuran yang diasinkan, yang biasanya terbuat dari lobak. Lobak diiris tipis, diberi garam, dan disimpan beberapa lama. Biasa ditemukan di pasar tradisional, jika tidak ada juga tidak apa-apa.

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang resep di atas

Login untuk memberi komentar

Comment

Suzan Oktaria

gak harus mbak, kalo gak ada bisa pake ikan gabus, ikan belida (jenis ini ada di Palembang), ikan sarden (jenis ikan laut) juga bisa atau kalo mau pake udang juga bisa, di Palembang ada pempek dari udang rasanya enak loh

December 26, 2010

Tuppy Corner

wah ternyata harus pakai biang yah mba.Apa tenggiri dan sagu diuleni dulu baru dikasih biang ya mba?

December 27, 2010

Lay Meiliana Fransisca

mbaksaya baru tahu kalauterigunya harus dimasak sampai kental dulu. emangnya kalu kita ulenin langsung tidak bisa ya tanpa dimasak dulu biangnya, thanks mba suzan.

February 13, 2011

Lay Meiliana Fransisca

mbaksaya baru tahu kalauterigunya harus dimasak sampai kental dulu. emangnya kalu kita ulenin langsung tidak bisa ya tanpa dimasak dulu biangnya, thanks mba suzan.

February 13, 2011

Winarni

semua bhn dmasukkan kulkas ya mb,apa memang hrs dingin?

March 05, 2011

Gustin Pamungkas

mbak winarni : just sharing ya. setauku emang harus benar2 dingin, krn kalo adonan biang msh panas/hangat, ketika dicampur dengan ikan, ikannya akan matang di adonan & akan mengurangi gurihnya ikan. ^-*

March 10, 2011

Dian Eka Aprianty

mbak boleh gak ikan sarden di ku2s dulu br dihalusskn, biar gak berantem sam tulangnya ...ada waktu sy mau coba anak2 suka empek2 mudah2an jadi thks ya

March 15, 2011

Dian Eka Aprianty

oh ya berapa lama di simpan di kulkas

March 15, 2011

Miftah Ozma

Lemak nian caknyo. Kalu aku ke Plembang, boleh dak mampir sekalian pesen cuko, pacak dak? Mokasih atas jawabannyo.:-)

April 12, 2011

Yuyun Junarsih

mbak suzan :aku pernah masak pempek tapi campurannya tdk pake ikan .karna aku tinggal di perumahan pas susah cari ikan .apa2 jauh ...eh aku coba pake udang rebon .menurut mba suzan baik tdk ,aku menggunakan itu ???

July 07, 2011

Ummu Abdurrohman Ash Shiddiq

klo gk pake ikan bisa gk yah????coz sya gk terlalu suka ikanthaks

December 14, 2012