Kenapa Harus Margarin?

image/old/phpsaU5Fq

Sebelum berbicara mengenai keunggulannya, ada baiknya jika kita mengenal lebih jauh tentang margarin. Menurut Standar Nasional Indonesia, margarin adalah produk makanan berbentuk emulsi padat atau semipadat yang terbuat dari lemak nabati dan air dengan atau tanpa penambahan bahan lain yang diizinkan. Margarin sendiri memang pada dasarnya dibuat sebagai pengganti mentega yang wujud, rasa, dan kandungan gizinya hampir sama. Sebagai produk olahan dari minyak nabati, margarin tidak mengandung kolesterol. Margarin mengandung lemak tak jenuh ‘baik’ dalam kadar yang cukup tinggi. Lemak tak jenuh yang dimaksud berfungsi meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah dan menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat), sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Pada masakan, margarin berkontribusi memberikan rasa gurih dan aroma harum. JIka digunakan sebagai olesan pada roti, margarin berguna untuk mengurangi remah roti dan memperlunak kulit roti sehingga mudah dipotong. Setelah mengenal margarin, Suka Masak akan menjelaskan lebih detail mengenai keunggulannya. 1. Daya emulsi Margarin memiliki daya emulsi yang bagus untuk pembuatan kue. Pemakaian margarin dalam adonan akan membuat tekstur kue menjadi lebih padat dan kokoh (tidak cepat rapuh). 2. Nutrisi Margarin merupakan sumber lemak, vitamin A dan vitamin D (vitamin yang larut dalam lemak). Margarin yang terbuat dari minyak kanola mengandung asam lemak esensial yang disebut alpha linolenic acid (ALA). ALA berguna untuk mempertahankan kesehatan jantung, darah, sendi-sendi dan sistem kekebalan tubuh. 3. Rendah Lemak Trans Lemak trans merupakan lemak berbahaya yang dapat menyumbat arteri dalam tubuh. Dalam beberapa waktu terakhir, Health Foundation di Australia meminta produsen margarin untuk menurunkan kadar lemak trans menjadi 0,2%. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan kadar lemak trans pada mentega, yakni 4%. Banyak pula produsen margarin yang mulai memproduksi margarin non-hidrogenasi. Margarin jenis tersebut sama sekali tidak mengandung lemak trans. 4. Tinggi Lemak Tak Jenuh Karena terbuat dari lemak nabati, margarin memiliki kandungan lemak jenuh yang sedikit. Kadar lemak jenuh dalam margarin hanya 14 persen. Margarin juga mengandung omega-6 dan omega-9. 5. Ketahanan Minyak nabati memiliki rantai molekul yang panjang. Hal ini memberikan dampak positif bahwa margarin tidak mudah teroksidasi sehingga tidak cepat rusak dibandingkan produk sejenis lainnya.

Komentar :

Silahkan masuk atau daftar dahulu untuk memberikan komentar

Risna Widiyati

"beda antara mentega dan margarin,bs sbutkan merk nya??blm bner2 paham soalnya...atw 1 lg butter dan unsalted butter"