Mengingat Kembali Kembang Goyang, Jajanan Khas Betawi yang Mulai Dilupakan

media/rsz_suka_masak_desember_week_3_7.jpg

Kembang goyang. Siapa sangka jajanan khas Betawi ini masih dapat ditemukan hingga sekarang. Umumnya, kembang goyang banyak ditemukan di berbagai daerah terutama sebagai suguhan pada hari Raya Idul Fitri atau pada acara-acara hajatan. Saat hari raya Idul Fitri, misalnya, kue ini menjadi suguhan khas warga Betawi ketika menyambut tamu yang datang bersilaturahmi. Belakangan ini, popularitas kue kembang goyang memang menurun, seiring semakin banyaknya jenis kue yang muncul.

Nama Kembang Goyang diambil karena bentuknya yang menyerupai kelopak kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang supaya adonan terlepas dari cetakan. Rasanya gurih, manis, dan renyah. Biasanya disajikan dalam toples-toples kaca bening yang besar.

Seiring semakin banyaknya jenis kue kering yang muncul, jajanan yang satu ini sepertinya mulai dilupakan orang. Beberapa masyarakat asli Betawi yang masih peduli untuk melestarikan makanan tradisonal tersebut membuat beberapa varian rasa kue kembang goyang, yaitu dari mulai rasa manis, rasa gurih, rasa keju, hingga rasa pandan.

Kue ini terbuat dari bahan dasar tepung beras atau tepung ketan. Seiring perkembangan, kue ini pun mengalami penambahan varian rasa. Beberapa tetes essens frambozen, essens pandan, dan biji wijen sebagai variasi rasa hingga penambahan warna membuat penampilan kembang goyang terlihat begitu menarik. Sebagai kue yang dihidangkan di toples bening, kembang goyang sangat cantik jika ditata dengan apik.

Anda juga ingin menyajikan kue kembang goyang sebagai sajian unik saat berkumpul bersama keluarga? Tentu saja itu bukan hal yang mustahil. Untuk menghasilkan kue kembang goyang yang lebih gurih dan cantik, pastikan Anda menggunakan minyak yang berkualitas seperti Kunci Mas. Tunggu apa lagi? Yuk, suguhkan kue kembang goyang cantik dan lezat bersama Kunci Mas!

Komentar :

Silahkan masuk atau daftar dahulu untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.