Tips Berkebun Bahan Masakan Di Rumah

Admin Sukamasak

Pernahkah Penyuka Masak merasa bahwa semua usaha berkebun yang selama ini dilakukan terasa sia-sia karena hasil kebun yang sedikit? Kali ini Suka Masak akan berbagi ide untuk memperpanjang masa panen hasil kebun. Sebenarnya, di daerah manapun Penyuka Masak tinggal, tidak jadi masalah dalam berkebun loh. Tanaman dapat terus menghasilkan panen. Dengan sedikit perencanaan, penanganan, usaha, dan kesabaran, Penyuka Masak dapat memperbanyak hasil panen.


1.Kenali daerah dan tanaman yang cocok


Pastikan Penyuka Masak sudah melakukan riset kecil bagaimana tanah yang ada di kebun rumah Anda dan tanaman apa saja yang cocok ditanam pada tanah tersebut. Ketahui juga kapan waktu yang tepat untuk menabur bibit. Tanamlah sayuran yang mudah diurus dan bisa bertahan di segala cuaca terlebih dahulu misalnya selada, bayam, bit, kacang kapri, dan bawang.

2.Tetapkan rencana dan jalankan


Belilah bibit yang ingin ditanam oleh Penyuka Masak. Saat membeli, bacalah keterangan yang ada di belakang kemasan bibit. Biasanya disitu tertera informasi mengenai cara menanam, perawatan, dan penanganan saat masa panen. Jangan ragu untuk membuat kalender yang berisi kapan Anda menebar bibit dan kapan kira-kira masa panennya. Hal ini termasuk perencanaan yang akan membantu Anda untuk mengetahui kapan masa panen sebuah tanaman. Bagi pemula, seringkali mereka kebingungan apakah tanaman yang mereka tanam sudah bisa dipanen atau belum.

3.Cobalah melakukan penanaman berturut-turut


Kenapa Penyuka Masak harus mencoba tips ini? Penanaman berturut-turut akan menghasilkan panen yang berkala loh. Tanamlah bibit selama beberapa minggu. Contoh yang mudah, jika Penyuka Masak memiliki tiga pot, taburlah bibit pada minggu pertama. Kemudian di awal minggu kedua tabur lagi bibit yang sama. Lakukanlah hal yang sama pada minggu berikutnya. Lihat hasilnya pada masa panen, Penyuka Masak seperti memiliki tanaman yang terus berbuah setiap seminggu sekali. Tomat cherry adalah pilihan yang tepat untuk mencoba tips ini karena tomat cherry cenderung aktif berbuah selama beberapa bulan. Tentunya senang sekali kan kalau bisa mendapatkan hasil kebun sendiri?


4.Lakukan penanaman kembali
Tahukah Penyuka Masak kalau seledri dan daun bawang yang dibeli bisa ditanam lagi dan akan terus tumbuh? Jadi, buat apa membelinya kalau Penyuka Masak bisa menanam sendiri? :D


5.Cobalah melakukan penanaman mutual
Beberapa tanaman akan saling menguntungkan jika ditanam bersamaan. Selada akan tumbuh subur jika ditanam dibawah rimbunnya daun tomat. Karena pada dasarnya selada membutuhkan tempat yang teduh dan tidak terlalu terpapar sinar matahari agar bisa berkembang dengan baik. Lobak yang ditanam mengelilingi pohon labu akan lebih cepat panen, loh. Trik yang ini juga bisa dicoba. Untuk mengusir hama, Penyuka Masak bisa menyelingi tanaman dengan bunga marigold. Bunga ini dapat mengusir hama sekaligus mempercantik kebun Anda.

6.Panen dengan baik


Tidak ada yang bisa menghindar ketika tanaman yang kita tanam tiba-tiba panen bersamaan. Ketahuilah cara memanen dengan baik. Beberapa tanaman yang dipanen secara asal-asalan bisa menjadi jarang berbuah atau bahkan mati.


7.Tanamlah sayuran dan rempah yang selalu menghasilkan
Paprika, labu, dan tomat memberikan panen terus menerus yang dapat dipakai untuk masak sehari-hari. Rempah seperti jahe, kunyit, dan lain-lain akan terus menghasilkan sepanjang masa, asalkan tanaman tersebut di pangkas dan dipanen pada waktunya. Beet dan tanaman akar lainnya dapat terus tersimpan dalam tanah sampai Penyuka Masak ingin memanennya.

8.Gunakan pot atau wadah


Menanam dalam pot atau wadah sangat praktis dan Penyuka Masak bisa mengatur kapan tanaman harus terkena hujan dan cahaya matahari yang diperlukan. Bahkan jika cuaca sedang buruk, Penyuka Masak dapat merawatnya di dalam ruangan.

Semua tips di atas dapat memperbanyak produktivitas kebun sampai jangka waktu tertentu. Patut dicoba loh. Jadikan berkebun kegiatan menyenangkan dan juga menghasilkan. Good luck, Penyuka Masak! :)


Sumber foto: gettyimages

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar