Dapatkan Telur Rebus Sempurna!

Admin Sukamasak

Telur adalah makanan yang paling sering dikonsumsi populasi penduduk dunia. Rasanya yang nikmat dan dapat diolah menjadi berbagai macam menu, membuat telur selalu menjadi pilihan. Telur dapat digunakan sebagai bahan membuat dough, diolah dengan roti, dicampur ke dalam aneka saus, dan membuat aneka kue, desserts, dan custard.

Cara paling mudah mengolah telur adalah dengan merebusnya, namun masih banyak yang belum mengetahui teknik merebus telur agar warna kuning telur tidak kehijauan dan kuning telur tetap lembut. Suka Masak akan berbagi tips dalam merebus telur.


(sumber: rouxbe)

Sebelum mulai memasak, yuk kenali dulu anatomi telur! Sebutir telur terdiri dari cangkang, sel udara, membran, kuning telur (yolk), putih telur (albumen), dan chalazae. Warna cangkang tidak berpengaruh sama sekali pada kualitas telur. Berbagai macam warna mulai dari putih sampai coklat tua tergantung dari jenis ayam. Saat telur direbus dan dikupas, maka akan terlihat selaput putih yang ada di antara cangkang dan putih telur. Selaput tersebut disebut membran. Membran inilah yang menghasilkan kantung udara pada telur.


(sumber: rouxbe)

Putih telur alias albumen berguna untuk melindungi kuning telur. Beratnya mencapai 2/3 telur. Perhatikan albumen saat telur dipecahkan, akan terlihat albumen dengan lapisan tipis dan lapisan tebal. Albumen mengandung ½ dari jumlah protein dalam satu telur dan tidak mengandung lemak sama sekali. Kuning telur mempengaruhi 1/3 berat pada sebuah telur dan mengandung lemak. Tidak hanya itu, kuning telur juga mengandung protein dan vitamin lebih banyak dibanding dengan bagian putihnya. Yolk juga mengandung lecithin, zat yang memberikan kekentalan pada saus atau dressing yang menggunakan telur. Warna kuning pada telur tergantung dari makanan yang diberikan kepada ayam petelur. Biasanya berwarna kuning cerah sampai oranye cerah. Chalazae adalah semacam benang transparan yang membuat posisi kuning telur berada di tengah cangkang. Chalaze tidak perlu dibuang ketika mengolah telur.


(sumber: rouxbe)

Telur dijual dengan berbagai ukuran di pasaran. Biasanya kita akan memilih ukuran yang paling besar diantara semuanya. Satu telur berukuran besar (rata-rata) mengandung 30 gram putih telur dan 20 gram telur. Ketika membeli telur, pastikan telur dalam kondisi baik dan cek tanggal produksi yang tertera pada karton. Telur yang retak memiliki kemungkinan terkontaminasi bakteri dan zat lainnya.

Bagaimana mengecek kesegaran telur?
Celupkan telur pada wadah berisi air penuh. Jika telur tenggelam dan posisinya horizontal, maka telur tersebut masih sangat segar.


(sumber: rouxbe)

Semakin lama umur telur, kantung udara di dalamnya semakin menyerap banyak udara. Jika dicelupkan dalam air, posisi telur akan miring atau bahkan tegak lurus vertikal. Semakin tinggi posisi telur, maka indikasinya umur telur sudah lumayan lama. Namun jangan khawatir, Penyuka Masak tetap dapat menggunakan telur seperti ini.


(sumber: rouxbe)

Lain halnya jika telur yang dicelupkan ke air lalu mengambang, artinya telur ini sudah tidak layak konsumsi dan harus dibuang.
Saat telur dipecahkan, cek bentuk kuning telurnya. Kuning telur yang segar akan terbentuk bulat sempurna dan tidak buyar. Cek juga chalazae-nya. Semakin segar telur, semakin pekat warna chalazae (putih pekat). Telur yang sudah tidak segar, kuning telurnya akan membentuk bulat gepeng seperti gambar di bawah ini.


(sumber: rouxbe)

Bagaimana memecahkan telur yang benar?
Tidak masalah jika Penyuka Masak ingin mengetuk telur pada permukaan meja dapur atau pinggiran mangkuk. Yang terpenting adalah kekuatan saat mengetuknya. Ketuklah telur dengan sekali ketukan kuat sehingga menyebabkan retak yang dapat dibuka dengan mudah. Semakin sering Penyuka Masak mengetuk telur, maka retak dalam cangkang akan semakin banyak. Retakan itu berpotensi jatuh pada saat cangkang telur dipecahkan seluruhnya. Jika terlanjur, gunakan cangkang telur kosong untuk mengambil serpihan tersebut.

Bagaimana merebus telur?
Dalam merebus telur, kita tidak membutuhkan air yang banyak. Yang terpenting air tersebut menutupi permukaan telur dalam panci. Jika ingin merebus telur, gunakan telur yang tidak terlalu segar. Telur yang umurnya lumayan lamamemiliki kantung udara lebih besar yang dapat membantu Penyuka Masak saat mengupas telur. Hasil kupasan akan rapih.


(sumber: rouxbe)

Telur rebus dapat dibuat dengan berbagai cara. Salah satu cara terbaik adalah:
1.Panaskan air secukupnya dalam panci.
2.Jika sudah mendidih, tambahkan 2 sendok teh garam untuk setiap satu liter air yang digunakan.
3.Kecilkan api.
4.Masukan telur perlahan kedalam air dengan menggunakan sendok.
5.Untuk menghasilkan soft boiled egg, pasang timer untuk 8 menit.
6.Selagi menunggu proses perebusan, siapkan air dingin yang diberi beberapa bongkah es batu.
7.Setelah waktunya, angkat telur dan masukkan ke dalam air dingin untuk menghentikan proses pematangannya.
8.Hasilnya, putih telur akan matang dan kuning telur setengah padat (masih ada bagian kuning telur yang encer).


(sumber: rouxbe)

9.Untuk menghasilkan medium boiled egg, masak selama 10 menit.
10.Hasilnya, pinggiran kuning telur akan matang sempurna sedangkan bagian tengah kuning telur akan membentuk kuning telur yang lembut.


(sumber: rouxbe)

11.Untuk menghasilkan hard boiled egg, masak selama 12 menit.
12.Hasilnya, kuning telur akan matang sempurna.


(sumber: rouxbe)

13.Penting sekali untuk langsung memasukan hard boiled egg ke dalam air es agar kuning telur yang dihasilkan tidak berwarna abu-abu pada lapisan cincinnya.


(sumber: rouxbe)

Untuk mengupas telur, ketuk telur pada permukaan sebanyak dua kali kemudian gulungkan telur sampai cangkangnya retak semua. Kupas telur perlahan dari sisi kanan. Kemudian basuh telur dengan air matang agar tidak ada cangkang yang tersisa. Sajiakan sesuai selera. Tips untuk mengecek apakah telur sudah direbus dengan sempurna, taruh telur dalam permukaan datar kemudian putar telur. Jika putarannya kencang, maka telur sudah direbus dengan sempurna.

(sumber: rouxbe)

Jadi apakah cara merebus telur yang selama ini Penyuka Masak lakukan sudah tepat? Jika belum, semoga setelah membaca artikel ini dapat membantu Anda :)

Bagikan ke:

Berikan penilaianmu tentang artikel dan tips di atas

Login untuk memberi komentar